Selasa, 15 Mei 2012

Jam ke 6 Adobe Photoshop cs 4


1. Pen tool
-      Tool ini digunakan untuk menggambar beragam objek (dalam format shape atau  vector),baik yang bersudut tumpul maupun yang bersudut lancip.
-      Buka file> aktifkan pen tool> pada option bar pilih paths dan exclude overlappimg path areas> buat titik awal pada p1 dengan cara klik pada titik tersebut> untuk membuat garias melengkung,klik tahan pada titik p2 lalu tarik kea rah yang diinginkan> buatlah garis path mengikuti bentuk gambar tersebut>untuk mengubah titik path yang menjadi lurus menjadi melengkung gunakan convert point tool> ulangi penggunaan convert point tool> bila posisi belum pas guenakan direct selection tool> untuk mengubah gari path ini menjadi seleksi,klik pada area kosong hingga tidak ada point atau garis path yang aktif, kemudian tampilkan panel paths> dari dalam panel paths klik kanan pada work path, pilih maks selection dari menu yang tampil> dalam kotak dialog make selection gunakan defaultnya lalu klik ok.
-      Direct selection tool juga dapat digunakan untuk mengatur ulang kelengkungan garis path, cukup dengan menyesuaikan angle point
2. Rectangle, rounded rectangle & ellipse tool
-      Rectangle, rounded rectangle & ellipse tool untuk pembuatan bentuk vector(shape) berbentuk persegi dan ellips.
-      Dari dalam photoshop, tekan ctrl+n untuk membuat sebuah dokumen baru. Atur ukuran dokumen 640x480 px dengan latar belakang putih> aktifkan rectangle tool dari tool bar> pilih shape layers> aktifkan ellipse tool pada option bar pilih opsi shape layers> untuk mengganti warna suatu shape, kliik ganda pada kotak warna yang berada pada panel layers> aktifkan rounded rectangle tool, pada option bar pastikan memilih opsi yang sama dgn tool lain sebelumnya> untuk menghapus layers, klik kanan pada layers tersebut lalu pilih delete layer, pilih yes pada kotak dialog yang tampil.
3. polygon tool
-      polygon tool pembuatan shape bersusut banyak dan shape berbnetuk bintang.
-      Dari dalam photoshop, tekan ctrl+n untuk membuat sebuah dokumen baru. Atur ukuran dokumen 640x480 px> aktifkan polygon tool> tentukan jumlah sisi pada isian sides> klik tombol sha[pe option, aktifkan opsi star> klik dan drag untuk hasil

4. custom shape tool
-      selain memilih shape yang telah disediakan, anda juga dapat membuat custom shape   sendiri untuk digunakan dilain waktu
-      Dari dalam photoshop, tekan ctrl+n untuk membuat sebuah dokumen baru. Atur ukuran dokumen 640x480 px> pilih shpe yang diinginkan> klik dan drag pada kanvas emnggunakan custom shape tool> pilih append> ok
5. horizontal type tool
-      pergunakan bila ingin menambahkan teks ke dalam gambar atau desain yang anda buat.
-      untuk mengembalikan warna default photoshop, x untuk membalik warna foreground & background> aktifkan horizontal type tool> pilih jenis font aril black, size: 48 pt
6. foreground & background color
-      foreground color merupakan warna yang digunakan oleh beragam tools, sedangkan background color meruoakan warna yang digunakan ketika anda menghapus sebagian area gambar pada layer background
-                  gradient tool menggunakan gabungan warna foreground color dan background color. Beberapa filter dalam photoshop juga menggunakan gabunagn dua warna tersebuat ketika membuat efek seperti filter cloud dan sketch.
-      untuk mengganti warna background cukup klik pada salaha satu kotak warna tersebut> ok.
7. brush tool
-      analogi dari tool ini adalah kuas digital.
-      fungsi dari brush tool ini adalah mewarnai
-      aktifkan brush tool> pilih bentuk brush sesuai keinginan anda> pilih warna melalui panel swatches> ok.
8. gradient tool
-      gradasi ialah sebutan untuk perpaduan yang terjadi antara dua warna atau lebih.
-      aktifkan gradient tool>pilih jenis gradasi > klik dan drag untuk membuat warna gradasi pada kanvas> ok
9. fill color
-      akan memberi anda pilihan untuk mewarnai suatu layer, selain memilih untuk mengisi layer dengan warna solid, anda juga dapat mengisinya dengan pola/pattern
-      klik menu edit> fill>pilih warna yang akan digunakan> pilih pattern> ok

Selasa, 13 Maret 2012

Rangkuman Photoshop Jam ke-4

 Memahami Seleksi
    seleksi berarti mengisolasi area gambar yang diinginkan. biasanya untuk tujuan pemotongan gambar atau bisa juga untuk menjaga agar bagian gambar yang tidak diseleksi, tidak terkena efek manipulasi gambar (pengubahan warna,pencahayaan dan lain-lain).

I. Rectangular Marquee Tool
    untuk membuat seleksi berbantuk kotak atau persegi panjang gunakan rectagular marquee tool. adapun contoh penggunaan tool ini adalah sebagai berikut. langakah pertama adalah: buka file gambar yang ingin di seleksi
1. lihatlah gambar yang ingin di seleksi lalu pilih rectangular marquee tool
2. lalu klik drag untuk membuat seleksi berbentuk kotak
3. untuk mengubah ukuran seleksi gambar klik Selesct> transform selection. Gunakan 8 control point       yang tampil unuyk menyesuaikan ukuran dan posisi seleksi. tekan enter bila telah selesai.
4. untuk membalik seleksi, klik menu Select> inverse atau tekan Shift+Ctrl+l
5. sekarang klik tombol set default color photoshop
6. sekarang tekan delete pada keyboard anda. bagian gambar yang diseleksi kini dihapus.wrananya menjadi putih karena background color telah di set dengan warnanya tersebut pada langkah sebelumnya.
7. untuk menghilangkan seleksi, klik menu Select> deselect atau tekan Ctrl+d

II. Elliptical Marquee Tool
     Bila rectangular marquee tool digunakan untuk membuat seleksi berbentuk kotak, maka ini digunakan untuk membut seleksi berbentuk lingkaran. adapan contoh penggunaan elliptical marquee tool sebagai berikut: bukalah file gambar yang ingin di seleksi
1. aktifkan elliptical marquee tool dari toolbar
2. klik dan drag untuk membuat seleksi linghkaran. gunakan perintah Select> transform selection 
3. setelah menyeleksi gambar, Aktifkan kembali Move tool, bila anda menarik gelembung yang terseleksi maka gambar tersebuat akan terpotong.
4. sambil menekan Alt pada keyboard, ulangi menarik gambar terseleksi
5. untuk mnegubah ukuran ataupun memutar gambar, klik menu Edit> free transform 
8. tekan enter bila telah selesai.

III. Polygonal Lasso Tool
 buka file gambar yang ingin diseleksi
1.  pilih polygonal lasso tool dari toolbar
2. zoom in gambar agar prosesnya lebih mudah
3. dengan menggunakan polygoanal lasso tool, klik pada ujung gambar
4. setelah titik pertama, anda akan melihat bahwa pointer polygonal lasso tool diikuti oleh semacam garis.
5. gunakan move tool untuk menyalin gmbar yang diseleksi
8. klik menu Edit> free transform
9. tekan enter bila telah selesai. hilangkan seleksi dengan menekan Ctrl+D

IV. Magnetic Lasso Tool
buka file gambar yang ingin diseleksi
1. aktifkan magnetic lasso tool
2. klik pada gambar untuk membuat titik awal sekleksi
3. selesai menyeleksi, gunakan Burn tool untuk menggelapkan gambar tersebut.
4. anda dapat menyimpan seleksi yang anda buat untuk digunakan kembali dilain waktu, carnya klik menu Select> save selection
5. klik ok lalu hilangkan seleksi (tekan Ctrl+D)
6. klik menu File> save dan pastikan memilih format PSD
7. untuk memanggil kembali seleksi yang telah disimpan klik Select> Load selection,klik ok

V. Magic Wand Tool
buka file gambar yang ingin diseleksi
1. aktifkan Magic Wand tool dati toolbar
2. secara default setting magic wand tool pada option bar
3. klik contyiguos
4. sekarang coba mematikan pilihan contiguous dari option bar dan ulangi membuat seleksi denagn magic wand tool
5. aktifkan opsi Add to selection 
6. aktifkan Polygonal lasso, pastikan memilih opsi subtrack from selection dari option bar
7. kini anda tinggal membalik seleksi tersebut bila ingin menyeleksi subjek foto (klik menu select> inverse)  ok

VI. Quick selection tool
buka file gambar yang igin di seleksi
1. aktifkan Quick selection tool
2. klik tombol Refine edge   
3. klik ok


VII. Color Range 
buka file gambar yang ingin di seleksi
1. klik menu Select> color range    
2. geser slider Fuzziness ke kanan sehingga kotak preview dibawahnya menunjukan siluet foto
3. klik ok
4. kurangi seleksi menggunakan polygonal lasso tool
5. setelah perbaikan seleksi tekan CTRL+U
6. klik ok


VIII. Quick mask mode
buka file gambar yang inguin diseleksi
1. klik tombol edit in Quick mask mode atau tekan saja Q untuk beralih ke mode tampilan Quick mask
2. klik tombol default color, lalu klik tombol Reverse
3. tekan Ctrl+del
4. aktifkan Brush tool 
5. pada option bar, pilih jenis brush soft round 45 px, mode: normal dan pastikan nilai opacity serta flow: 100%  
6. naikkan nilai hardness 
7. gunakan kembali Brush tool untuk menghapus seleksi yang keluar dari bgian rambut
8. untuk melihat hasil seleksi, klik tombol edit in normal mode bila ingin memperbaiki seleksi, klik kembali tombol edit in quick mask mode